10:55 PM
DHCP adalah layanan pemberian nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan.
DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)
Script :
- Untuk yg lain nya biarkan tetap seperti itu
Happy coding and coffee break!
Sumber : Diambil dari makalah sidang uji kompetensi Penulis.
DHCP adalah layanan pemberian nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan. Cara ...
Konfigurasi DHCP pada Linux o.s Debian Lenny
Konfigurasi DHCP pada Linux o.s Debian Lenny
Konfigurasi DHCP pada Linux o.s Debian Lenny
8
10
99
DHCP adalah layanan pemberian nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan.
Cara Kerja DHCP Server
DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)
Kelebihan
dari DHCP Server :
1.
Memudahkan dalam
transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan
alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
2.
DHCP memungkinkan
suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang
lain.
3.
DHCP memungkinkan
suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari
server.
4.
Menghemat tenaga dan waktu
dalam pemberian IP.
5.
Mencegah terjadinya IP
conflict.
Kekurangan
dari DHCP Server :
1.
Semua pemberian IP
bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer
akan disconnect dan saling tidak terhubung.
Script :
v
Untuk
mengecek apakah Lancard nya sudah terbaca atau tidak : ifconfig
v
Lalu
maasukan Dvd debian nya, kemudian di mount dengan perintah berikut.
v
Selanjut
nya install kan packet DHCP Server nya.
v
Berikut
tampilan install DHCP Server
v
Jangan
khawatir kalo ada tulisan Failed, Kan belum kita setting.
v
Edit
file dhcpd.conf
v
cari
kata "A Slightly" Lalu hilangkan tanda pagar mulai dari kata subnet
sampai tanda kurawal tutup.
Ket : -
Untuk subnet isi dengan Eth1 atau Eth yg menuju Client
- Untuk Range isi sesuai keinginan
contoh di sini 192.168.1.50 sampai 192.168.1.150
- Untuk Domain Name Servers isi dengan
Eth0 nya Server
- Untuk Domain Name isi dgn
ujikom2015.com
- Untuk Router isi dengan alamat ip
Eth1, contoh disini 192.168.1.5
- Untuk broadcast isi dengan
192.168.1.255
- Untuk yg lain nya biarkan tetap seperti itu
v
Save
konfigurasi tersebut dgn cara Ctrl + X + Y + Enter
v
Edit
file default/dhcp3-server
Happy coding and coffee break!
Sumber : Diambil dari makalah sidang uji kompetensi Penulis.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments: