DHCP adalah layanan pemberian nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan. Cara ...

Konfigurasi DHCP pada Linux o.s Debian Lenny

Konfigurasi DHCP pada Linux o.s Debian Lenny

Konfigurasi DHCP pada Linux o.s Debian Lenny

8 10 99


DHCP adalah layanan pemberian nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan.








Cara Kerja DHCP Server

DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)

Kelebihan dari DHCP Server :
1.      Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
2.      DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.
3.      DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
4.      Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
5.      Mencegah terjadinya IP conflict.

Kekurangan dari DHCP Server :
1.      Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung.


Script :
v  Untuk mengecek apakah Lancard nya sudah terbaca atau tidak : ifconfig

 



v  Lalu maasukan Dvd debian nya, kemudian di mount dengan perintah berikut.
 


v  Selanjut nya install kan packet DHCP Server nya.


v   
Berikut tampilan install DHCP Server

v   
Jangan khawatir kalo ada tulisan Failed, Kan belum kita setting.

v  Edit file dhcpd.conf
   


v  cari kata "A Slightly" Lalu hilangkan tanda pagar mulai dari kata subnet sampai tanda kurawal tutup.
Ket : - Untuk subnet isi dengan Eth1 atau Eth yg menuju Client
       - Untuk Range isi sesuai keinginan contoh di sini 192.168.1.50 sampai 192.168.1.150
       - Untuk Domain Name Servers isi dengan Eth0 nya Server
       - Untuk Domain Name isi dgn ujikom2015.com
       - Untuk Router isi dengan alamat ip Eth1, contoh disini 192.168.1.5
       - Untuk broadcast isi dengan 192.168.1.255
 
 - Untuk yg lain nya biarkan tetap seperti itu

 


v  Save konfigurasi tersebut dgn cara Ctrl + X + Y + Enter

v  Edit file default/dhcp3-server



Happy coding and coffee break!

Sumber : Diambil dari makalah sidang uji kompetensi Penulis.

0 comments: